Apresiasi dan Kreasi Sastra Indonesia - 2025 - Ahmad Bahtiar
Apresiasi dan Kreasi Sastra Indonesia
| Penulis | Ahmad Bahtiar Yang Yang Merdiyatna |
|---|---|
| Institusi | UIN Syarif Hidayatullah Jakarta |
| Bidang Ilmu | Sastra |
| ISBN | - |
| e-ISBN | - |
| Ukuran | 15,5 cm x 23 cm |
| Halaman | 150 hlm |
| Ketersediaan | - |
| Tahun | 2025 |
Apresiasi dan Ekspresi Sastra Indonesia
Buku Apresiasi dan Ekspresi Sastra Indonesia hadir sebagai referensi penting dalam dunia pendidikan, khususnya bagi guru, mahasiswa, dan pemerhati sastra. Buku ini menekankan bahwa pembelajaran sastra tidak dapat disamakan dengan pembelajaran bahasa. Jika bahasa lebih menitikberatkan pada keterampilan berkomunikasi, maka sastra bertujuan memperkaya pengalaman batin, menumbuhkan empati, serta membentuk kepekaan sosial dan budaya peserta didik. Sastra, dengan segala keindahan bahasanya, mengajarkan nilai-nilai kehidupan, moral, dan karakter.
Buku ini terdiri atas tujuh bab yang saling terkait. Bab pertama membahas hakikat sastra, baik dari sisi pengertian, fungsi, maupun kedudukannya sebagai bagian dari seni dan kebudayaan. Bab kedua menyoroti pentingnya apresiasi dan kreasi, dengan penjelasan tentang langkah, tingkatan, serta manfaat yang diperoleh melalui proses apresiasi sastra. Bab ketiga, keempat, dan kelima menguraikan apresiasi dan kreasi dalam tiga genre utama sastra: puisi, prosa, dan drama. Pada bagian ini pembaca tidak hanya diperkenalkan pada teori, tetapi juga diberikan contoh, latihan, dan strategi untuk mengasah keterampilan apresiasi dan kreasi.
Bab keenam membahas strategi pembelajaran sastra berkarakter, antara lain melalui pendekatan active learning, cooperative learning, contextual teaching and learning (CTL), strategi afektif, dan quantum learning. Hal ini bertujuan agar pembelajaran sastra lebih interaktif, menyenangkan, sekaligus bermakna. Bab ketujuh menutup dengan uraian tentang kegiatan apresiasi sastra, baik secara langsung (seperti membaca karya, mendeklamasikan puisi, atau menyaksikan pementasan) maupun tidak langsung (seperti kajian teori dan sejarah sastra).
Dengan pendekatan yang sistematis, buku ini memberikan gambaran utuh tentang bagaimana apresiasi dan kreasi sastra dapat membentuk pribadi yang lebih empatik, berkarakter, dan kreatif. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi atas minimnya bahan ajar sastra di sekolah maupun madrasah, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi pengembangan wawasan dan pembelajaran sastra di Indonesia.
| Berat | 0,3 kg |
|---|